Tekan Emisi Gas Karbon, Menteri ESDM Dukung Pemanfataan Teknologi EBT

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Pemerintah Indonesia mendukung upaya strategis global dalam menekan emisi gas karbon di subsektor batubara melalui pemanfataan teknologi dan energi baru dan terbarukan (EBT)....

Tekan Emisi Gas Karbon, Menteri ESDM Dukung Pemanfataan Teknologi EBT
Bacakan Artikel

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Pemerintah Indonesia mendukung upaya strategis global dalam menekan emisi gas karbon di subsektor batubara melalui pemanfataan teknologi dan energi baru dan terbarukan (EBT).

Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pencapaian target emisi nol bersih atau Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060 atau lebih cepat sejalan dengan agenda Energy Transitions Working Group (ETWG) Presidensi G20 Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyampaikan, pentingnya subsektor batubara dalam melakukan adaptasi perkembangan zaman.

"Dalam beberapa tahun mendatang penggunaan batubara akan kalah pamor dengan EBT sebagai bagian dari proses transisi energi," kata Arifin saat memberikan sambutan pada kick off meeting High Level Advisory Group (HLAG) Coal in the Global Net Zero Transition secara virtual, Selasa (21/6).

Kementerian ESDM sendiri, sambung Arifin, tengah menyiapkan empat strategi dalam mereduksi emisi karbon, yaitu pembangunan industri hilir batubara, pemanfaatan clean coal technology di pembangkit, Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization Storage (CCUS), dan co-firing biomassa.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: