8 Emiten Taipan Hermanto Tanoko di BEI, Intip Kinerja Fundamental dan Sahamnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pengusaha dan taipan Hermanto Tanoko rajin membawa perusahaannya untuk mencatatkan saham perdana di BEI. Terbaru, Hermanto Tanoko mengantarkan PT Superior Prima Sukses Tbk (B...
Pada 9 Juli 2018, saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), perusahaan properti dan real estate dicatatkan di BEI. Dalam rangka IPO, RISE menerbitkan 1,5 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar. Harga pelaksanaan dipatok sebesar Rp163 per saham, sehingga total dana dihimpun saat itu mencapai Rp244,5 miliar.
Harga saham RISE selama lima tahun, sejak 12 Juli 2019 sampai dengan 10 Juli 2024 mengalami kenaikan sebesar 48,87%, yaitu dari Rp665 menjadi Rp990 per saham pada 10 Juli 2024. Pada periode tersebut, harga saham RISE sempat ditutup di harga terendah, yaitu Rp296 pada 18 Maret 2022, dan tertinggi di harga Rp1.100 pada 09 Desember 2022.
Emiten properti beraset Rp3,20 triliun per 31 Maret 2024 itu membukukan laba bersih Rp849,09 juta (Rp0,08 per saham) pada triwullan I 2024. Hasil ini turun 44,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,535 miliar (Rp0,14 per saham). Penurunan laba ini sejalan dengan pendapatan usaha RISE yang tergerus 7,36%, dari Rp64,23 miliar per Maret 2023 menjadi Rp59,50 miliar per Maret 2024.
PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), produsen air minum kemasan, IPO pada 05 Mei 2017. Dalam rangka IPO, saat itu CLEO menerbitkan 450 juta saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp115 per saham, sehingga total dana dihimpun mencapai Rp51,75 miliar.
Hermanto Tanoko, Komisaris Utama CLEO, mengemukakan, IPO ini merupakan momen bersejarah. "Ini menjadi momen bersejarah bagi kami. Kami berharap, ke depan bisa lebih dikenali sehingga lebih banyak dikonsumsi masyarakat," ujar Hermanto Tanoko, Komisaris Utama CLEO, dalam seremoni listing CLEO di Jakarta pada 05 Mei 2017.
Harga saham CLEO selama lima tahun, sejak 12 Juli 2019 sampai dengan 10 Juli 2024 mengalami kenaikan sebesar 198,31%, yaitu dari Rp414 menjadi Rp1.235 per saham pada 10 Juli 2024. Pada periode tersebut, harga saham CLEO sempat ditutup di harga terendah, yaitu Rp342 pada 20 Maret 2020, dan tertinggi di harga Rp1.375 pada 31 Mei 2024. (yan/daiz)
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...