Antrean Obligasi BEI Capai 22 Emisi, Sektor Keuangan Dominan 33,3%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pipeline penerbitan obligasi atau Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) masih cukup ramai hingga akhir 2025. Hingga 19 Desember 2025, terda...
Bacakan Artikel
Tidak terdapat penerbit dari sektor Consumer Cyclicals, Healthcare, Technology, serta Transportation & Logistic dalam pipeline obligasi hingga periode tersebut.
BEI juga melaporkan capaian penerbitan obligasi sepanjang tahun berjalan. Hingga saat ini, bursa telah mencatatkan penerbitan 178 emisi dari 79 penerbit EBUS. Total dana yang berhasil dihimpun dari aksi korporasi tersebut mencapai angka fantastis, yakni Rp 209,4 triliun.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Surplus US$5,64 Miliar pada Januari-April 202...