Apa Benar Buyback Saham Gara-Gara Harga Turun? Ini Jawaban Bos BRI!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memang tengah mengalami tekanan. Namun, rencana BRI untuk melakukan buyback saham senilai Rp3 triliun bukan semata-mata ka...

Apa Benar Buyback Saham Gara-Gara Harga Turun? Ini Jawaban Bos BRI!
Bacakan Artikel

"Pasar tidak bisa dibangun sendirian. Maka saya sebagai CEO akan fokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan," kata Sunarso.

Menurutnya, ada tiga hal utama yang menjadi fokus manajemen BRI. Pertama, memastikan tata kelola perusahaan (governance) berjalan dengan baik. Kedua, menjaga pertumbuhan tetap berkelanjutan dengan manajemen risiko yang kuat. Ketiga, membangun ketahanan (resilience) terhadap kinerja perusahaan.

"Fundamental BRI tetap baik. Kalau pasar merespons negatif, itu bukan karena persoalan fundamental. Ada pihak-pihak yang mungkin ingin menciptakan ketakutan dan menjatuhkan harga saham, tapi kami tetap fokus menjaga kinerja," tegasnya.

Buyback ini akan mengacu pada aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelumnya, BRI juga telah melakukan buyback pada 2015, 2020, 2022, dan 2023, yang kemudian dialihkan untuk program kepemilikan saham.

Rencana ini akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 11 Maret 2025. Jika disetujui, pembelian kembali saham akan berlangsung dari 12 Maret 2025 hingga 11 Maret 2026.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: