Aturan Baru Ekspor SDA Mulai Bergulir, Seberapa Siap Golden Energy Mines?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat permintaan penjelasan kepada PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS). Langkah ini dilakukan sebagai respons atas rencana pemerintah men...
Seiring dengan itu, GEMS terus memantau perkembangan regulasi secara aktif. Perseroan melakukan analisis menyeluruh untuk mengukur dampaknya terhadap kelangsungan usaha dan aktivitas operasional di masa mendatang.
Evaluasi yang dilakukan manajemen juga mencakup aspek keuangan perusahaan. Kajian tersebut meliputi potensi pengaruh terhadap pendapatan, laba usaha, laba bersih, hingga arus kas perseroan.
Selain itu, GEMS turut menelaah dampak aturan baru terhadap berbagai perjanjian kerja sama dengan pelanggan yang sudah ada. Potensi risiko hukum, termasuk kemungkinan terjadinya wanprestasi kontrak, menjadi salah satu fokus perhatian perusahaan.
Sebagai langkah mitigasi, GEMS melakukan peninjauan berkala terhadap seluruh aspek bisnis. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional perusahaan sebelum kebijakan diterapkan secara penuh pada awal 2027.
"Selanjutnya Perseroan akan terus melakukan review secara berkala terhadap semua aspek sehingga Perseroan akan lebih siap pada saat implementasi penuh pada tanggal 1 Januari 2027," pungkas Sudin.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...