Bantah Kejar Rekor IPO, BEI Ungkap Strategi Jaring Emiten Berkualitas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencatatkan rekor pencatatan saham tertinggi tahunan sepanjang sejarah Pasar Modal Tanah Air di penghujung tahun 2023. Bahkan, BEI seca...

Bantah Kejar Rekor IPO, BEI Ungkap Strategi Jaring Emiten Berkualitas
Bacakan Artikel

"Sebagaimana tertuang dalam Ketentuan IV.1.4..1 Peraturan Bursa Nomor I-A, Bursa dapat meminta dokumen, informasi dan/atau penjelasan tambahan baik secara lisan maupun tertulis dengan Calon Perusahaan Tercatat dan/atau pihak-pihak lain yang terkait rencana Pencatatan saham Calon Perusahaan Tercatat dalam rangka penelaahan atas rencana Pencatatan saham Calon Perusahaan Tercatat," ujar Nyoman.

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kualitas calon perusahaan tercatat. BEI juga telah mengomunikasikan permintaan laporan riset ekuitas kepada underwriter. Laporan ini disampaikan ketika perusahaan telah tercatat, guna meningkatkan keterbukaan informasi dan menarik minat pasar.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pasar (market attractiveness) dan mendukung informasi fundamental yang disampaikan oleh Perusahaan Tercatat. โ€œKami berharap kebijakan ini dapat membantu publik dalam mengambil keputusan investasi. Kami juga terus mengkaji perubahan regulasi sesuai dengan dinamika terbaru di Pasar Modal Indonesia,โ€ tandas Nyoman.

Adapun mengenai penurunan harga saham pasca IPO, Nyoman mengatakan, itu bisa terjadi karena berbagai faktor di pasar modal. Selain aspek fundamental dan kelangsungan usaha, ada faktor lain yang juga mempengaruhi pergerakan harga saham. Itu seperti kondisi ekonomi nasional dan global, sentimen pasar, serta dinamika permintaan dan penawaran.

โ€œOleh karena hal tersebut, penurunan harga saham tidak serta merta menunjukkan adanya keraguan atas kelangsungan usaha suatu Perusahaan,โ€ pungkasnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2