BEI Hentikan Sementara Perdagangan Delapan Saham dan 1 Waran, Ternyata Ini Penyebabnya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan delapan saham dan satu waran. Ini karena kedelapan efek tersebut mengalami lonjakan harga signifikan dalam waktu...
Suspensi ini bertujuan memberikan waktu bagi investor untuk menelaah informasi yang tersedia dan menghindari keputusan investasi yang terburu-buru.
BEI mengimbau semua pihak yang berkepentingan agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari masing-masing emiten terkait.
Harga Saham
Saham DADA naik 9,88% ke level Rp178 pada perdagangan Rabu (8/10/2025). Harga ini menguat Rp16 dari penutupan sebelumnya di Rp162. Sejak pembukaan, DADA langsung bergerak positif dari harga awal Rp162 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp178. Volume transaksi mencapai 324,69 juta saham, mencerminkan tingginya minat beli. Sejak awal tahun, DADA sudah mencatat kenaikan tajam. Harga sahamnya kini berada di level tertinggi tahun ini, jauh melampaui posisi terendah di Rp6 pada 19 Juni 2025. Kapitalisasi pasarnya kini sekitar Rp1,32 triliun.
Saham ESTA melesat 34,64% ke level Rp206 per lembar. Harga ini naik 53 poin dari penutupan sebelumnya di Rp153. Sejak dibuka di Rp160, saham ESTA langsung menanjak hingga menyentuh level tertinggi harian di Rp206 yang juga menjadi rekor tertinggi tahun ini. Sementara itu, harga terendah hari itu berada di Rp160. Volume perdagangan mencapai 85,76 juta lembar, menandakan minat besar dari investor. Dengan lonjakan ini, kapitalisasi pasar ESTA mencapai sekitar Rp499,62 miliar. Dalam setahun terakhir, saham ESTA bergerak di rentang Rp58 hingga Rp206 per saham.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...