BEI Pertanyakan Volatilitas Harga Saham VIVA, Manajemen Buka Suara
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Harga saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) melonjak hingga menyentuh level tertinggi sepanjang tahun berjalan (Year to Date/YTD). Pergerakan ini memicu Bursa Efek Indonesia (B...
Neil juga menegaskan tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lain yang belum diungkapkan kepada publik. Manajemen pun memastikan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat.
"Saat ini tidak ada rencana Perseroan untuk melakukan tindakan korporasi yang dapat berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan, yang akan dilakukan dalam jangka waktu dekat," tulis Neil. Hal tersebut berlaku setidaknya untuk rencana korporasi dalam tiga bulan mendatang.
Mengenai aktivitas pemegang saham utama dan pengendali, manajemen mengeklaim belum ada perubahan strategi kepemilikan. Berdasarkan informasi yang diterima perusahaan, pemegang saham utama senantiasa mempertimbangkan kepentingan jangka panjang.
"Sampai dengan saat ini Pemegang Saham Utama Perseroan tidak memiliki rencana untuk mengambil keputusan atau tindakan terkait kepemilikan sahamnya di Perseroan," tambahnya.
Sebagai informasi, dalam rentang 52 pekan terakhir, saham VIVA bergerak cukup lebar di kisaran Rp6 hingga Rp84. Sementara itu, harga terendah tahun berjalan berada di posisi Rp50 pada 2 Januari 2026. (*/)
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...