BEI Tanya Rencana Diakuisisi Poh Group, NINE Ungkap Deretan Fakta Mengejutkan! Apa Saja?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencecar manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) dengan beragam pertanyaan soal rencana akuisisi Perseroan oleh Poh Group Pte. Ltd. Menaggapi su...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencecar manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) dengan beragam pertanyaan soal rencana akuisisi Perseroan oleh Poh Group Pte. Ltd.
Menaggapi surat BEI yang dilayangkan pada tanggal 5 Februari 2025 itu, ย Direktur Utama NINE, Nuzwan Gufron memberikan penjelasannya. Ia menegaskan, pihaknya menargetkan proses Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II selesai pada akhir 2025. Setelah itu, kata dia, Poh Group Pte. Ltd akan menjadi pemegang saham utama melalui skema inbreng aset.
Untuk diketahui, Poh Group Pte. Ltd adalah perusahaan asal Singapura yang bergerak di bidang rekayasa pengadaan dan konstruksi, sumber daya batubara, kimia batubara, serta pengembangan proyek pembangkit listrik dan pertambangan.
Melalui keterbukaan informasi, pada umat (20/12/2024), Poh Group mengemukakan rencananya untuk mengakuisisi sekitar 70% saham NINE. Saham tersebut saat ini dimiliki oleh Heddy Kandou, Noprian Fadli, dan beberapa pemegang saham minoritas lainnya.
Direktur Utama Poh Group, Poh Kay Ping, mengatakan tujuan akuisisi ini adalah untuk mengembangkan dan memperluas bisnis perusahaan. โKami melihat potensi besar di NINE dan ingin membawa perusahaan ini ke level berikutnya,โ ujarnya.
Direktur Utama NINE, Nuzwan Gufron, menjelaskan, risiko utama dalam proses PMHMETD II ini adalah kemungkinan suspensi saham yang berkepanjangan. "Jika suspensi saham berlarut-larut, pencairan bridging loan dari Advance Opportunities Fund (AOF) bisa tertunda," ujarnya dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (7/2/2025). Selain itu, keterlambatan persetujuan dari RUPS dan regulator juga dapat memengaruhi jadwal akuisisi.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...