Berani Bagi Dividen dengan Rasio Tinggi, Bos BRI: Tidak akan Ganggu Kinerja

 STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Sunarso menjamin, keberanian Perseroan membagikan dividen dengan rasio tinggi tak akan mengganggu kinerja. Pasa...

Berani Bagi Dividen dengan Rasio Tinggi, Bos BRI: Tidak akan Ganggu Kinerja
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic  STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Sunarso menjamin, keberanian Perseroan membagikan dividen dengan rasio tinggi tak akan mengganggu kinerja. Pasalnya, BRI memiliki modal kuat yang tercermin pada rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR).

Menurut Sunarso, CAR BRI per September 2023 tercatat sebesar 27,4 atau dalam posisi yang sangat memadai. Itu jauh diatas kebutuhan rasio CAR BRI yang sekitar 17,5%.

“Perseroan memastikan pembagian dividen interim ini tidak mengganggu permodalan BRI, dan disisi lain semua kebutuhan investasi, seperti investasi untuk IT, telah terpenuhi serta cadangan untuk meng­-cover berbagai risiko telah disediakan dengan memadai,” ujar Sunarso, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (19/12/2023).

Sunarso menjelaskan BRI memiliki potensi untuk membagikan dividen payout ratio lebih tinggi dari kondisi normal. Hal tersebut telah dicapai perseroan ketika BRI membayarkan 85% dari net profit tahun 2021 dan 2022 kepada shareholders sebagai dividen.

Sebagaimana diberitakan, BRI akan membagikan dividen interim bagi para pemegang saham di awal tahun 2024. Melalui Keterbukaan Informasi yang diterbitkan perseroan pada Selasa (19/12), BRI akan membagikan Dividen Interim dengan total senilai Rp12,7 triliun atau sebesar Rp84,- per lembar saham. Dari total nilai tersebut, dividen interim sebesar Rp6,8 triliun disetorkan kepada pemerintah dan sekitar Rp5,9 triliun akan dibagikan kepada publik.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2