Berharap pada Tiongkok, Harga Minyak Dunia Kembali Melesat
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) โ Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (17/1/2023)Kembali melesat. Kenaikan harga komoditas Ini dipicu oleh mencuatnya harapan bahwa permintaan dari Tiongkok bakal naik....
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) โ Harga minyak dunia pada perdagangan Selasa (17/1/2023)Kembali melesat. Kenaikan harga komoditas Ini dipicu oleh mencuatnya harapan bahwa permintaan dari Tiongkok bakal naik. Untuk diketahui, impor minyak Tiongkok melonjak 4 % bulan lalu. Peningkatan permintaan dari Negeri Tirai Bambu tersebut diperkirakan ย masih akan berlanjut bulan ini seiring berlangsungnya Tahun Baru Imlek.
Berdasarkan laporan bulanan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), permintaan minyak Tiongkok ditaksir melonjak 510.000 barel per hari tahun ini. Adapun permintaan minyak mentah dari global diyakini tetap 2,22 juta barel per hari.
Mengutipย Reuters,ย harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2023 menanjak 32 sen (0,4%) menjadi US$80,18 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret 2023 naik US$1,46 (1,7%) menjadi US85,92 per barel di London ICE Futures Exchange.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%