BoJ Tahan Suku Bunga dan Geopolitik Mereda, Bursa Saham Asia Mayoritas Menghijau

STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ€“ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas menguat pada penutupan perdagangan Jumat (23/1/2026). Investor merespons positif langkah Bank of Japan (BoJ) yang mempertahankan s...

BoJ Tahan Suku Bunga dan Geopolitik Mereda, Bursa Saham Asia Mayoritas Menghijau
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ€“ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas menguat pada penutupan perdagangan Jumat (23/1/2026). Investor merespons positif langkah Bank of Japan (BoJ) yang mempertahankan suku bunga acuan. Sentimen ini juga didorong oleh meredanya kekhawatiran geopolitik dan penguatan bursa Wall Street.

Mengutip CNBC International, Bank sentral Jepang memutuskan untuk menahan suku bunga kebijakan pada level 0,75%. Keputusan ini diambil saat negara tersebut bersiap menghadapi pemilihan umum. Perdana Menteri Sanae Takaichi baru saja membubarkan Majelis Rendah Jepang. Pemungutan suara dalam pemilihan sela dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026.

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda memberikan keterangannya usai pertemuan tersebut. Ueda menyebut kondisi keuangan di Jepang tetap akomodatif meskipun ada pergeseran kebijakan. Permintaan dana dari perusahaan-perusahaan juga terus meningkat secara moderat.

Kazuo Ueda mengatakan masih terlalu dini untuk menilai sepenuhnya dampak dari kenaikan suku bunga di masa lalu. Ia menambahkan bank sentral membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengukur dampak kenaikan bunga Desember terhadap ekonomi. Pihaknya akan terus mencermati perkembangan secara cermat.

Pasar bereaksi terhadap data inflasi Jepang bulan Desember yang melambat tajam menjadi 2,1%. Angka ini merupakan level terendah sejak Maret 2022. Sementara itu, tingkat inflasi inti tercatat sebesar 2,4% secara tahunan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: