Bos BEI Temui MSCI Senin Pekan Depan, OJK Targetkan Beres Sebelum Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat merespons langkah Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara proses rebalancing indeks saham Indonesia....

Bos BEI Temui MSCI Senin Pekan Depan, OJK Targetkan Beres Sebelum Mei 2026
Bacakan Artikel

"Sedangkan yang mid-term adalah yang di bawah 5% sekalipun kita akan lakukan dalam waktu dekat. Tentu belajar dari format pada saat diskusi mengenai yang 5%, maka yang di bawah 5% juga akan mengikuti," tuturnya.

Dampak Pengumuman MSCI

Sebelumnya, pengumuman MSCI pada Rabu (28/1/2026) sempat memberikan tekanan pada pasar saham dalam negeri. IHSG bahkan sempat anjlok hingga 8% yang memicu penghentian perdagangan sementara atau trading halt.

MSCI meminta perbaikan pada aspek likuiditas, kualitas free float (saham beredar di publik), serta kemudahan akses investasi asing. Jika permintaan ini diabaikan, Indonesia berisiko kehilangan aliran dana asing dalam jumlah besar akibat penurunan status indeks.

Namun, Mahendra Siregar optimistis pasar modal Indonesia masih memiliki daya tarik kuat. Ia memandang langkah MSCI sebagai masukan untuk perbaikan kualitas bursa.

"Kami OJK menerima penjelasan itu sebagai masukan yang baik. Karena kami melihat lembaga itu tetap ingin memasukkan saham-saham emiten dari Indonesia dalam indeks global. Hal ini menunjukkan pasar modal Indonesia sangat potensial dan investable bagi investor internasional," tutup Mahendra Siregar.

Pilih Halaman: