Bursa Asia Bergejolak! Hang Seng Anjlok, Nikkei & CSI 300 Tertekan
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia melemah pada penutupan perdagangan hari Kamis sore (14/11/2024) waktu setempat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga bulan depan membu...
Tingkat pengangguran di Australia pada Oktober bertahan di angka 4,1%, sesuai prediksi ekonom. Namun, tambahan tenaga kerja hanya sebanyak 15.900 orang, sedikit di bawah ekspektasi. โPasar tenaga kerja Australia masih tangguh meski suku bunga tinggi,โ ujar My Bui, ekonom AMP. Menurut Bui, Bank Sentral Australia mungkin belum akan menurunkan suku bunga Desember ini, tetapi ada peluang pelonggaran pada paruh pertama 2025.
Secara keseluruhan, ketidakpastian global terus membuat pelaku pasar Asia cenderung berhati-hati. Penurunan besar di beberapa indeks utama menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap data ekonomi dan kebijakan moneter AS.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...