Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Taiwan Catat Rekor Tertinggi Usai Reli Teknologi
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa (23/9/2025) waktu setempat. Bursa Taiwan mencetak rekor baru di tengah sentimen positif dari reli teknologi...
Di Jepang, pasar tutup karena libur nasional. Sementara itu, indeks Nifty 50 India melemah 0,13% ke 25.169,5. Investor masih mencermati saham teknologi India setelah pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kebijakan visa baru. Pemerintah AS menetapkan biaya visa H-1B sebesar US$100.000 untuk tenaga kerja asing berkeahlian tinggi. Dari hampir 400.000 visa H-1B yang diterbitkan pada 2024, sekitar 71% diberikan kepada warga India.
Di Singapura, inflasi inti yang tidak memasukkan harga transportasi pribadi dan perumahan hanya naik 0,3% pada Agustus. Kenaikan ini menjadi yang paling rendah dalam lebih dari empat tahun dan lebih kecil dari ekspektasi ekonom sebesar 0,5%.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...