Bursa Asia-Pacific Menguat, Investor Tunggu Hasil Pembicaraan AS-Ukraina
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (18/8/2025) waktu setempat. Investor menunggu pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukrai...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (18/8/2025) waktu setempat. Investor menunggu pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Pertemuan ini digelar setelah summit Trump-Putin pekan lalu yang tidak menghasilkan gencatan senjata.
Mengutip CNBC International, di Jepang, Nikkei 225 naik 0,77% dan menutup hari di rekor tertinggi 43.714,31. Sektor konsumer siklikal, kesehatan, dan industri memimpin penguatan. Saham perusahaan seperti CyberAgent Inc naik 7,67%, sementara saham lain melonjak 10,2% dan 7,79%, menurut data LSEG. Indeks Topix juga naik 0,43% menjadi 3.120,96.
Di China, indeks CSI 300 menguat 0,88% ke 4.239,41, level tertinggi sejak Oktober 2024. Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,37% menjadi 25.176,85. Taiwan mencatatkan kenaikan dengan indeks Taiex naik 0,61% ke 24.482,52, melewati rekor penutupan sebelumnya pada Juli 2024.
Pasar India juga bergerak positif. Nifty 50 naik 1,21% dan BSE Sensex bertambah 1,06% hingga pukul 1:40 siang waktu India (4:10 pagi ET). Kenaikan ini dipicu rencana pemerintah menurunkan pajak barang dan jasa untuk mobil kecil berbahan bakar bensin dan diesel dari 28% menjadi 18%, menurut Reuters.
Di Korea Selatan, Kospi turun 1,5% ke 3.177,28 setelah sebelumnya menguat dua sesi berturut-turut. Indeks Kosdaq untuk saham kecil melemah 2,11% menjadi 798,05.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pendapatan Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) Turun 42,2% di Kuartal I 2026, Ini Pe...
- BRI Perpanjang Promo KPR Solusi hingga Juni 2026, Bunga Mulai 2,50% dan Tenor Sa...