Bursa Asia Rontok, Aksi Jual Saham Teknologi Merembet dari Wall Street

STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ€“ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik berakhir berguguran pada perdagangan Kamis (18/12/2025) waktu setempat. Bursa di kawasan ini terseret oleh sentimen negatif dari Wall Street...

Bursa Asia Rontok, Aksi Jual Saham Teknologi Merembet dari Wall Street
Bacakan Artikel

Bank of Japan (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua harinya. Bank sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 0,75% pada hari Jumat. Jika terjadi, ini akan menjadi level tertinggi dalam 30 tahun.

Pasar saham Korea Selatan juga tertekan. Indeks Kospi turun 1,53% menjadi 3.994,51. Indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melemah 1,07% ke posisi 901,33.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 ditutup datar di level 8.588,2. Sorotan tertuju pada saham raksasa energi Woodside Energy yang turun 1,84%. Penurunan ini menyusul pengumuman pengunduran diri CEO dan direktur pelaksananya, Meg Oโ€™Neill. Oโ€™Neill dikabarkan menerima tawaran sebagai CEO di perusahaan minyak dan gas Inggris, BP.

Indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan 0,76% lebih rendah. Indeks CSI 300 di China daratan juga turun 0,59% ke 4.552,79.

Saham produsen chip China, MetaX Integrated Circuits, merosot hingga 7%. Padahal, saham ini sempat melonjak hampir 700% pada debut pasarnya di Shanghai hari Rabu. Perusahaan ini berhasil mengumpulkan dana hampir US$ 600 juta dalam penawaran umum perdananya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2