Bursa Asia Tertekan Sikap Hati-Hati Investor Merespons Gencatan Senjata Timur Tengah

STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ€“ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas tertekan pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026). Sikap optimisme yang hati-hati terkait konflik Timur Tengah membayangi perg...

Bursa Asia Tertekan Sikap Hati-Hati Investor Merespons Gencatan Senjata Timur Tengah
Bacakan Artikel

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama memberikan perhatian khusus pada kondisi pasar saat ini. Ia mencatat fluktuasi harga komoditas berdampak pada mata uang. Katayama menyebut "volatilitas pasar minyak memengaruhi pasar valuta asing."

Di sisi lain, Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda menekankan pentingnya mempertimbangkan suku bunga riil yang rendah dalam penetapan kebijakan. Pemerintah Jepang juga menyiapkan dana investasi hingga 600 miliar yen atau setara USD 3,8 miliar. Dana ini bertujuan membantu negara-negara Asia mengamankan pasokan energi.

Bursa Korea Selatan juga berakhir di zona merah. Indeks Kospi turun 0,55% ke level 6.191,92. Namun, indeks Kosdaq yang berfokus pada saham kapitalisasi kecil justru naik 0,61% ke posisi 1.170,04.

Pasar saham China dan Hong Kong ikut mengalami koreksi. Indeks Shanghai Composite turun tipis 0,10% menjadi 4.051,42. Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,89% ke level 26.160,33 pada jam terakhir perdagangan.

Di tengah pelemahan pasar Hong Kong, saham Manycore Tech mencatatkan debut gemilang. Saham pengembang asal Hangzhou ini melonjak tiga kali lipat saat pembukaan. Perusahaan meraih dana segar USD 156 juta dari pencatatan perdana saham tersebut.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: