Bursa Eropa Ditutup Menguat, Euro Naik Usai ECB Tahan Suku Bunga

STOCKWATCH.ID (LONDON) โ€“ Bursa saham Eropa berakhir menguat pada perdagangan Kamis (11/9/2025) waktu setempat. Investor merespons keputusan terbaru European Central Bank (ECB) dan data inflasi penting...

Bursa Eropa Ditutup Menguat, Euro Naik Usai ECB Tahan Suku Bunga
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (LONDON) โ€“ Bursa saham Eropa berakhir menguat pada perdagangan Kamis (11/9/2025) waktu setempat. Investor merespons keputusan terbaru European Central Bank (ECB) dan data inflasi penting dari Amerika Serikat.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600, yang mencakup saham-saham utama Eropa, naik 0,51%, melanjutkan tren kenaikan mingguan. Saham sektor otomotif bangkit dari kerugian sebelumnya dan melonjak 1,27%, dipimpin Stellantis yang naik 9,18%. CEO Stellantis, Antonio Filosa, menyatakan, โ€œKami akan menghadirkan kembali model Jeep Cherokee dan truk RAM 8-silinder untuk meningkatkan kas setelah penjualan yang menurun belakangan ini.โ€

Euro menguat 0,3% terhadap dolar AS setelah ECB menahan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Investor juga mencermati data inflasi AS yang menunjukkan harga konsumen naik 2,9% secara tahunan pada Agustus, sesuai perkiraan. Secara bulanan, inflasi naik 0,4%, sedikit di atas prediksi 0,3%. Data tenaga kerja AS juga menunjukkan lonjakan tak terduga pada klaim tunjangan pengangguran mingguan.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar seperempat poin pada September sekitar 90%, sementara kemungkinan pemangkasan setengah poin hanya 10%. Pasar saham AS membuka perdagangan Kamis dengan penguatan.

Para analis berbeda pandangan soal kemungkinan ECB melakukan pemangkasan lagi tahun ini. Setelah menurunkan suku bunga utama dari 3% menjadi 2% pada 2025, ECB menyebut proyeksi makroekonomi staf relatif stabil. Inflasi utama diperkirakan rata-rata 2,1% pada 2025 dan 1,7% pada 2026.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2