Bursa Eropa Melemah, Trump Ancam Tarif 200%, Saham Produsen Minuman Alkohol Merosot
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa ditutup melemah pada penutupan perdagangan Kamis (13/3/2025) waktu setempat. Pasar tertekan setelah Donald Trump mengancam menerapkan tarif baru. Kebijakan i...
Sehari sebelumnya, Stoxx 600 sempat menguat setelah mengalami empat hari berturut-turut pelemahan. Optimisme terkait potensi gencatan senjata dalam perang Rusia-Ukraina serta inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan sempat memberikan sentimen positif.
Data inflasi AS yang lebih rendah memang memberi harapan bagi perekonomian global yang tengah dihantui risiko resesi. Namun, para ekonom memperingatkan bahwa tarif baru berpotensi memicu kenaikan harga bagi konsumen dalam waktu dekat.
Di sisi lain, pasar saham AS juga dibuka melemah pada Kamis akibat volatilitas perdagangan yang masih berlanjut. Hari itu juga menjadi penutupan acara CNBC CONVERGE LIVE di Singapura, di mana para pemimpin bisnis, investor, dan pembuat kebijakan membahas meningkatnya ketegangan perdagangan global.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...