Bursa Eropa Terpeleset! Rally Delapan Hari Berakhir Dramatis
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Setelah delapan hari berturut-turut mencatatkan kenaikan, pasar saham Eropa akhirnya melemah. Pada penutupan perdagangan hari Selasa (10/12/2024) waktu setempat menandakan ber...
Sektor tambang pun terpukul setelah data perdagangan Tiongkok meleset dari ekspektasi. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global membuat sektor ini turun 0,78%.
"Penurunan ini wajar setelah rally panjang," ujar salah satu analis. "Investor tampaknya mengambil napas sejenak, terutama menjelang rilis data inflasi AS yang dinantikan."
Kini, fokus investor beralih ke laporan inflasi AS yang akan dirilis pada Rabu. Data Indeks Harga Konsumen (CPI) diprediksi naik 0,3% pada November dan 2,7% secara tahunan.
Angka ini penting karena dapat memengaruhi keputusan suku bunga The Federal Reserve pada pertemuan 17-18 Desember mendatang. "Kebijakan The Fed sangat bergantung pada data ini," kata seorang ekonom yang disurvei Dow Jones.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%