Bursa Saham Asia Naik, Sentimen dari China dan Australia Bikin Pasar Bergairah!
STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia-Pasifik kompak menguat pada penutupan perdagangan Selasa sore (20/5/2025) waktu setempat. Sentimen positif datang dari langkah China yang memangkas suku bunga...
Bursa Korea Selatan relatif stagnan. Indeks Kospi ditutup nyaris datar di level 2.601,8. Namun, indeks saham teknologi Kosdaq naik 0,25% ke posisi 715,55.
Pasar Australia juga menunjukkan penguatan. Indeks S&P/ASX 200 tercatat naik 0,58% dan berakhir di level 8.343,3.
Sentimen positif dari Negeri Kangguru datang setelah Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,85%. Ini adalah level terendah sejak Mei 2023.
Inflasi Australia yang terus melandai memberikan ruang bagi bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter. Pada kuartal I 2025, inflasi utama tercatat hanya 2,4%, terendah dalam empat tahun terakhir.
“Prioritas utama kami adalah menurunkan inflasi ke kisaran target 2% hingga 3% secara berkelanjutan dalam waktu yang wajar,” ujar RBA dalam pernyataan kebijakan moneternya.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%