Bursa Saham Eropa Babak Belur! HSBC Anjlok Gegara Anak Usaha Mau Diprivatisasi
STOCKWATCH.ID (LONDON) โ Bursa saham Eropa berakhir di zona merah pada perdagangan Kamis (9/10) waktu setempat. Tekanan datang dari sektor perbankan setelah kabar privatisasi anak usaha HSBC di Hong K...
Di bursa lainnya, indeks FTSE 100 di London turun 0,4%, CAC 40 di Prancis melemah 0,2%, sedangkan DAX di Jerman naik tipis 0,2%.
Sektor farmasi juga menekan pasar. Saham Novo Nordisk asal Denmark turun 1,3% setelah mengumumkan akuisisi Akero Therapeutics, perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat.
Dalam kesepakatan tersebut, Novo Nordisk akan membayar US$54 per saham, dengan total transaksi sekitar US$4,7 miliar. Kesepakatan ini juga mencakup contingent value right senilai US$6 per saham, yang bisa menambah nilai akuisisi hingga US$500 juta.
Sementara itu, saham Akero yang tercatat di New York melonjak 16,7% pada perdagangan Kamis pagi waktu setempat.
Fokus investor juga mengarah ke Prancis. Presiden Emmanuel Macron menyampaikan akan menunjuk perdana menteri baru dalam waktu 48 jam, setelah Sebastien Lecornu mengundurkan diri awal pekan ini. Macron didesak untuk memilih figur di luar lingkaran politik sentrisnya demi meredakan ketegangan politik di Paris.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%