Bursa Saham Eropa Menguat Tipis Menjelang Laporan Nvidia, Aksi Jual Mulai Mereda
STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (19/11/2025) waktu setempat, setelah beberapa hari tertekan sentimen negatif terhadap saham teknologi. Investor m...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (19/11/2025) waktu setempat, setelah beberapa hari tertekan sentimen negatif terhadap saham teknologi. Investor mulai menahan aksi jual sambil menunggu laporan kinerja Nvidia yang dirilis setelah penutupan pasar di Amerika Serikat.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa sempat melemah di awal sesi sebelum berbalik menguat 0,1% dan mengakhiri penurunan empat hari beruntun. Mayoritas bursa utama di Eropa juga bergerak positif meski masih ada indeks yang melemah.
Indeks CAC 40 ditutup di 7.953,77 atau turun 0,18%. FTSE MIB berakhir di 42.651,49 atau turun 0,44%. FTSE 100 melemah 0,47% ke 9.507,41. DAX turun 0,08% ke posisi 23.162,92. Sementara itu, IBEX 35 naik 0,39% menjadi 15.889,30. Stoxx Europe 600 berakhir di 561,71 atau turun 0,03%.
Pasar global bergerak hati-hati pekan ini. Kekhawatiran terhadap valuasi saham teknologi terkait kecerdasan buatan kembali mencuat. Bursa Wall Street juga berbalik menguat pada Rabu setelah empat hari melemah. Investor menyiapkan diri untuk laporan kinerja Nvidia yang menjadi tolok ukur kekuatan reli saham AI.
Para analis memperkirakan Nvidia akan melampaui ekspektasi Wall Street dan mencatat pertumbuhan penjualan yang kuat. Dorongan utama berasal dari permintaan tinggi untuk chip AI dan infrastruktur pendukungnya. Namun ekspektasi terhadap Nvidia sangat tinggi. Investor dalam beberapa hari terakhir sempat mengambil untung di saham teknologi karena khawatir reli AI membuat valuasi perusahaan seperti Nvidia dan raksasa teknologi lainnya naik terlalu cepat.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...
- Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Menguat, Bursa Eropa Kompak Parkir di Zona Hija...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%