Cisadane Sawit (CSRA) Raih Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah, Laba Naik 27,7% pada 2025

STOCKWAATCH.ID (JAKARTA) – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) mengumumkan kinerja tahun buku 2025. Perseroan mencatat kinerja luar biasa dengan kembali mencatatkan penjualan tertinggi sepanjang sejarah...

Cisadane Sawit (CSRA) Raih Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah, Laba Naik 27,7% pada 2025
Bacakan Artikel

Menurut Iqbal, penurunan marjin bersih disebabkan oleh peningkatan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) luar dalam rangka strategi dalam mengoptimalkan utilisasi ketiga Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang dimiliki Perusahaan.

Dari sisi neraca keuangan, lanjut Iqbal, CSRA memiliki aset sebesar  Rp2,52 triliun pada 2025, 12,0% lebih tinggi dari posisi 31 Desember 2024 di Rp2,25 triliun. Sementara itu, total liabilitas perusahaan di FY25 sebesar Rp1,05 triliun, naik 10,7% dibandingkan Rp952,72 miliar pada akhir tahun 2024 dan ekuitas sebesar Rp1,47 triliun atau naik 12,9% dibandingkan Rp1,29 triliun pada akhir tahun 2024.

Rasio utang bersih terhadap ekuitas pada  berada pada level 0,59x, turun dibandingkan level tahun 2024 sebesar 0,63x. Pencapaian ini didorong oleh strategi alokasi modal yang optimal serta neraca yang sehat untuk mendukung investasi pada sarana dan prasarana produksi.

“Dengan struktur modal yang sehat, CSRA mampu meningkatkan kepercayaan investor, menjaga efisiensi biaya pendanaan, serta memperkuat reputasi perusahaan di pasar. Perseroan juga terus mengoptimalkan pengembangan bisnis dengan mempertahankan pertumbuhan yang seimbang dan selaras dengan komitmen keberlanjutan,” tulis Iqbal dalam keterangannya.

Pada tahun 2025, total luas lahan tertanam inti Perseroan mencapai 20.890,6 ha, yang mencerminkan peningkatan 4,1% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 20.067,6 ha. Dari luas lahan perkebunan yang tertanam tersebut, seluas 17.644,0 ha ditanami tanaman yang menghasilkan (mature).

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: