Cuaca Dingin Ekstrem Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin (22/1/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (23/1/2024) WIB. Ini dipicu oleh kekhawatiran terganggunya...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin (22/1/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (23/1/2024) WIB. Ini dipicu oleh kekhawatiran terganggunya pasokan akibat cuaca dingin ekstrem di Amerika Serikat (AS).
Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2024 ditutup mendaki sebesar US$1,78 atau sekitar 2,4%, menjadi US$75,19 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, kontrak minyak WTI untuk pengiriman Februari 2024 berakhir pada Senin.
Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret 2024 berakhir bertambah sebesar US$1,50 atau sekitar 1,9%, menjadi US$80,06 per barel di London ICE Futures Exchange.
Cuaca dingin ekstrem yang melanda AS tidak hanya mengganggu produksi minyak mentah di Dakota Utara, tetapi juga membatasi produksi di beberapa negara bagian lainnya. Akibatnya, sekitar 20 persen produksi minyak di tiga negara bagian penghasil minyak terbesar mengalami pemangkasan pada Senin.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di pasar energi globa. Para pelaku pasar cemas terkait dampak cuaca buruk terhadap pasokan minyak. Peningkatan harga minyak hari ini mencerminkan respons pasar terhadap ketidakpastian pasokan yang mungkin berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Stock Futures Bergerak Datar, Wall Street Menunggu Kepastian dari Timur Tengah
- Wall Street Tutup Mei dengan Rekor Baru, Saham Dell Melonjak 33% di Tengah Eufor...