Stockwatch.id Versi penuh
Finansial

Dari Rugi, Kimia Farma Berbalik Laba Rp123,63 Miliar di Kuartal I 2026, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berangsur pulih, paling tidak hingga kuartal I 2026. Pulihnya kinerja emiten  farmasi ini antara lain didukung perolehan penghasila...

Oleh John Mbaling 30 Apr 2026 10:08 2 menit baca

Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Kinerja keuangan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berangsur pulih, paling tidak hingga kuartal I 2026. Pulihnya kinerja emiten  farmasi ini antara lain didukung perolehan penghasilan keuangan, pendapatan lain-lain, serta turunnya  beban pokok penjualan sepanjang Januari-Maret 2026.

Emiten di bidang farmasi itu berhasil meraih laba bersih sebesar  Rp123,63 miliar pada kuartal I 2026. Padahal, di periode yang sama tahun 2025, emiten dengan kode saham KAEF tersebut masih menderita kerugian bersih Rp126,43 miliar.

Pencapaian laba ini, menurut laporan keuangan Maret 2026  yang diumumkan Kamis, 30 April 2026,  didukung oleh penghasilan keuangan KAEF yang melambung 6.754% jadi Rp165,98 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp2,42 miliar di  kuartal I 2025. Perseroan juga mencatat pendapatan lain-lain Rp25,10 miliar.

Di sisi lain,  raihan laba bersih KAEF juga ditopang oleh keberhasilan Manajemen Perseroan menekan turun beban pokok penjualan sebesar 15,41%, dari Rp1,42 trilliun pada kuartal I 2025, menjadi Rp1.20 miliar pada kuartal I 2026.

Penjualan bersih KAEF pada Januari-Maret 2026 mencapai Rp2,03 triliun, turun 6,34% dari Rp2,16 triliun pada periode sama tahun 2025.  Penurunan terbesar KAEF dari penjualan produk obat generik ke pihak ketiga yakni sebesar 100,7% menjadi Rp176,65 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp595,49 miliar kuartal I 2025.

Dari sisi neraca keuangan, Kimia Farma (KAEF)memiliki total aset  sebesar Rp14,35 triliun per Maret 2026, naik 1,23% dari Rp1,38 triliun per Desember 2025.

Adapun jumlah liabilitas  Perseroan mencapai Rp11,40 triliun per Maret 2026, meningkat 0,45% dari Rp11,44 triliun per Desember 2025. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp6,09 triliun dan liabilitas jangka panjang sebesar Rp5,4 triliun.

Sedangkan jumlah ekuitas perusahaan farmasi tersebut per Maret 2026 sebesar Rp3,85 triliun, naik 4,52% dari Rp2,73 triliun per Desember 2025. (konrad)

Topik terkait
Emiten MEDC Medco Energi Internasional Laporan Keuangan 2025 Laba Bersih MEDC Kimia Farma KAEF Cetak laba Kuartal I 2026