Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi Rp46,2 Miliar

Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi Rp46,2 Miliar
Ilustrasi
Bacakan Artikel

Menurut Direksi ADES, pasar industri makanan dan minuman global terus menunjukkan pertumbuhan positif. Namun akselerasi pertumbuhan paling dinamis saat ini digerakkan oleh sektor novelty confectionery, khususnya pasar gummy. Pasar gummy di Indonesia secara umum berkembang dengan sangat pesat dengan estimasi total nilai pasar mencapai kisaran US$ 850 juta hingga US$ 950 juta (setara dengan Rp13,6 Triliun hingga Rp.15,2 Triliun) pada tahun 2026.

ย 

Direksi ADES mengemukakan, prospek bisnis gummyย ย di Indonesia masih menarik seiring dengan pertumbuhan pasar yang terus berlanjut. Menurut Direksi ADES, pasar gummy nasional terdiri atas segmen permen jelly biasa senilai US$400 juta hingga US$450 juta dan segmen functional gummies sebesar US$422,72 juta.

ย 

Dari sisi pertumbuhan, jelas Direksi ADES, permen jeli biasa mencatat laju Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 4,5% hingga 5,2% per tahun. Sementara segmen functional gummies menjadi kategori dengan pertumbuhan paling cepat dengan CAGR mencapai 8,54% per tahun.

ย 

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: