DPK Tumbuh 11%, Simpanan Valas Naik Signifikan, OJK Sebut Fundamental Bank Nasional Tetap Tangguh

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati dampak gejolak geopolitik global terhadap industri perbankan nasional. Meski pasar keuangan dunia sedang bergejolak, OJK memasti...

DPK Tumbuh 11%, Simpanan Valas Naik Signifikan, OJK Sebut Fundamental Bank Nasional Tetap Tangguh
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati dampak gejolak geopolitik global terhadap industri perbankan nasional. Meski pasar keuangan dunia sedang bergejolak, OJK memastikan kondisi fundamental dan intermediasi perbankan Indonesia tetap terjaga dengan baik.

Saat ini, perekonomian global masih dibayangi konflik geopolitik dan tingginya harga minyak dunia. Kondisi tersebut memicu volatilitas pasar dan penguatan indeks USD. Dampaknya, fluktuasi nilai tukar mata uang di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, mengalami peningkatan.

Meski demikian, ekonomi Indonesia dinilai tetap resilien. Hal ini ditopang oleh tingkat inflasi yang terkendali. Selain itu, momentum pertumbuhan ekonomi domestik juga masih berada pada level yang cukup tinggi.

OJK secara konsisten memonitor kinerja industri perbankan secara intensif. Salah satu fokus perhatian adalah tren pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) berdasarkan jenis valuta.

Hingga April 2026, total DPK tercatat tumbuh sebesar 11,39% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini didominasi oleh simpanan dalam mata uang Rp yang naik sebesar 11,49% (yoy).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: