Duh! Harga Minyak Anjlok Menjelang Keputusan OPEC+, Apa yang Akan Terjadi?
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) โ Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada penutupan perdagangan Rabu (4/12/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (5/12/2024) WIB. Padahal sebelumnya, harga komoditas i...
Meskipun produksi minyak diperkirakan tetap dikurangi, perhatian investor kini tertuju pada rencana fase pelepasan pembatasan pasokan hingga tahun depan. Rencana ini bisa menjadi penentu apakah harga minyak akan kembali menguat.
Di sisi lain, data dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan stok minyak mentah AS turun lebih banyak dari yang diperkirakan pekan lalu. Peningkatan aktivitas penyulingan yang mencapai level tertinggi sejak musim panas menjadi faktor utama di balik penurunan tersebut. Namun, stok bensin dan distilat justru meningkat, mengimbangi pengurangan stok minyak mentah.
Faktor geopolitik juga memberi tekanan pada pasar minyak. Ketegangan di Timur Tengah, terutama antara Israel dan Hezbollah, tetap memengaruhi pasar global. Selain itu, krisis politik di Korea Selatan juga memberikan dampak pada pasar Asia.
Kini, seluruh perhatian investor tertuju pada keputusan OPEC+ yang akan diumumkan dalam pertemuan Kamis ini. Apakah pemotongan produksi yang lebih lanjut akan cukup untuk mengangkat harga minyak kembali? Semua mata tertuju pada OPEC+!
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...