Ekonomi Tiongkok Melambat, Harga Minyak Dunia Anjlok!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak dunia kembali anjlok pada penutupan perdagangan Selasa (16/7/2024) waktu setempat atau Rabu pagi (17/7/2024) WIB. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi Tiong...
Di AS, Ketua Fed Jerome Powell menyatakan pada hari Senin bahwa tiga laporan inflasi AS selama kuartal kedua tahun ini menambah kepercayaan bahwa laju kenaikan harga kembali ke target bank sentral secara berkelanjutan. Pernyataan ini diartikan oleh pasar sebagai indikasi bahwa penurunan suku bunga mungkin akan segera terjadi.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya pinjaman, yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan permintaan minyak. Namun, beberapa analis memperingatkan agar tidak terlalu optimis. Kelemahan yang diharapkan dalam beberapa data ekonomi makro dari AS masih bisa merugikan permintaan minyak dalam jangka pendek.
Faktor makro tidak mendukung harga minyak yang lebih tinggi dalam jangka pendek, dengan harga WTI diperkirakan terbatas di bawah US$85 per barel. Hal ini disebabkan oleh prospek penjualan ritel AS yang lebih lemah untuk bulan Juni yang akan dirilis nanti hari ini.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%