Emas Berkilau Karena Dolar Terpuruk. Tapi, Kenapa Keraguan Investor Meningkat!

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas berkilau karena dolar AS terpuruk pada penutupan perdagangan Jumat (24/5/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (25/5/2024) WIB. Kendati begitu, harga komoditas ini...

Emas Berkilau Karena Dolar Terpuruk. Tapi, Kenapa Keraguan Investor Meningkat!
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas berkilau karena dolar AS terpuruk pada penutupan perdagangan Jumat (24/5/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (25/5/2024) WIB. Kendati begitu, harga komoditas ini mencatat performa mingguan terburuk dalam lima setengah bulan. Ini  seiring memudarnya harapan bahwa bank sentral AS akan memotong suku bunga sesuai ekspektasi pelaku pasar.

Mengutip CNBC International, harga emas spot naik 0,2% menjadi US$2.332,77 per ons karena indeks dolar AS turun 0,4%. Ini membuat harga emas relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Kontrak emas AS ditutup 0,1% lebih rendah menjadi US$2.334,50.

Meskipun mencapai rekor tertinggi sebesar US$2.449,89 pada hari Senin, emas telah kehilangan lebih dari US$100 sejak itu dan menuju ke penurunan 3% minggu ini, penurunan mingguan terburuk sejak awal Desember.

"Kami selalu melihat sedikit kurang minat dari investor Barat tentang ketidakpastian kapan Fed akan memotong suku bunga. Begitu Fed memotong suku bunga, mereka akan meningkatkan eksposur lagi," kata Michael Widmer, kepala Penelitian Logam Bank of America.

Para pelaku pasar memperlihatkan keraguan yang semakin meningkat mengenai kemungkinan Federal Reserve akan melakukan pemotongan suku bunga lebih dari satu kali pada tahun 2024. Saat ini, menurut Alat CME FedWatch terdapat perkiraan sekitar 63% kemungkinan pemotongan suku bunga pada bulan November.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2