Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) โ Harga emas dunia ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (29/5/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (30/5/2026) WIB. Logam mulia ini bangkit menyusul munculnya kabar pot...
โEmas memantul dari level dukungan teknis utama, sementara optimisme atas perpanjangan gencatan senjata mendorong harga minyak dan dolar lebih rendah โ keduanya mendukung emas,โ ujar Streible dalam wawancara dengan CNBC.
Dolar AS terpantau berada dalam jalur penurunan mingguan. Hal ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri. Harga minyak dunia juga ikut merosot dalam sepekan terakhir.
Meski menguat di akhir pekan, emas tetap mencatatkan penurunan kinerja bulanan. Sepanjang bulan Mei, harga emas spot sudah turun lebih dari 2%. Tekanan utama datang dari kekhawatiran inflasi serta ekspektasi suku bunga yang tetap tinggi.
Streible menilai kebijakan suku bunga bank sentral AS masih menjadi tantangan bagi emas. Gangguan pada infrastruktur energi akibat konflik bisa menjaga harga minyak tetap mahal. Hal ini membuat Federal Reserve tetap berhati-hati dalam mengambil kebijakan.
โTema suku bunga 'lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama' tetap utuh,โ tambah Streible.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...