Emas Dunia Melemah di Tengah Ancaman Inflasi dan Kenaikan Suku Bunga AS
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (22/5/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (24/5/2026) WIB. Logam mulia ini mencatatkan kerugian mingguan kedua secara...
Di sisi lain, sentimen konsumen AS merosot ke rekor terendah pada bulan Mei. Lonjakan harga bensin memicu kecemasan masyarakat terhadap kemampuan daya beli. Data ini menunjukkan tekanan inflasi mulai membebani ekonomi domestik AS secara luas.
Tren penurunan harga tidak hanya dialami oleh emas. Logam mulia lainnya juga terpantau tertekan pada perdagangan akhir pekan. Seluruh logam utama tersebut berada dalam jalur kerugian mingguan.
Harga perak spot jatuh 1,9% menjadi USD 75,28 per ons troi. Harga platinum merosot 2,5% ke posisi USD 1.916,62 per ons troi. Sementara itu, harga paladium turun 2,1% ke level USD 1.349,30 per ons troi.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%