Emas Melemah 1,5%, tapi Bullish Belum Berakhir! Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia jatuh lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Jumat (14/2/2025) waktu setempat, atau Sabtu pagi (15/2/2025) WIB. Investor mulai melakukan aksi ambil untung...

Emas Melemah 1,5%, tapi Bullish Belum Berakhir! Ini Penyebabnya
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia jatuh lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Jumat (14/2/2025) waktu setempat, atau Sabtu pagi (15/2/2025) WIB. Investor mulai melakukan aksi ambil untung setelah harga emas sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pekan ini.

Mengutip CNBC International, harga emas spot tercatat turun 1,5% ke US$2.883,80 per ons. Meski begitu, logam mulia ini masih membukukan kenaikan mingguan 0,7% dan mencatat reli tujuh pekan beruntun. Sebelumnya, emas sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di US$2.942,70 pada Selasa lalu.

Kontrak emas berjangka AS juga ikut melemah 1,7% ke US$2.897,40 per ons. Menurut Peter Grant, VP dan analis senior di Zaner Metals, kegagalan emas menembus rekor tertinggi sebelumnya memicu pola teknikal yang mendorong aksi jual di pasar.

Namun, tren bullish emas belum berakhir. Alex Ebkarian, COO Allegiance Gold, mengatakan kenaikan harga emas masih ditopang oleh faktor seperti tarif dagang AS, inflasi tinggi, dan pelemahan dolar AS. Lonjakan permintaan emas fisik juga semakin menguatkan tren ini.

Presiden AS Donald Trump baru saja menginstruksikan tim ekonominya untuk merancang tarif balasan terhadap negara-negara yang mengenakan pajak impor pada produk AS. Langkah ini bisa memicu inflasi lebih lanjut, yang pada akhirnya meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe-haven.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2