Emas Pecah Rekor! Naik Tajam karena Kekhawatiran Tarif dan Serbuan Investasi ETF
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Senin (24/2/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (25/2/2025) WIB. Kekhawatiran pasar terhadap re...
Saat ini, harga emas yang bertahan di atas US$2.950 per ons mulai mengarahkan perhatian investor ke level psikologis US$3.000. Sepanjang 2025, emas sudah naik lebih dari 12%.
Investor kini menunggu laporan Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Jumat mendatang. Laporan ini menjadi acuan utama The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.
Mayoritas ekonom memperkirakan The Fed tidak akan buru-buru memangkas suku bunga dan baru akan melakukannya pada kuartal berikutnya. Pernyataan dari sembilan pejabat bank sentral AS pekan ini juga diperkirakan masih mempertahankan sikap hati-hati terhadap pemangkasan suku bunga.
Di sisi lain, harga logam mulia lainnya justru melemah. Perak turun 0,7% ke US$32,32 per ons troi, platinum turun 0,7% ke US$962,70, dan palladium anjlok 2,6% ke US$944,19.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%