Emiten Raup Rp49,91 Triliun dari Rights Issue dan Private Placement 2024, 8 Perusahaan Antre Rights Issue Tahun Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sepanjang 2024, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total penghimpunan dana sebesar Rp49,91 triliun. Dana ini berasal dari dua jenis aksi korporasi, yaitu Penambahan Modal de...
Sementara itu, kata Nyoman, untuk memenuhi ketentuan free float, perusahaan tercatat biasanya melakukan aksi korporasi. Salah satu langkah yang sering diambil adalah divestasi oleh pemegang saham pengendali. โTujuannya adalah untuk memperbesar porsi kepemilikan public,โ imbuhnya.
8 Perusahaan Siap Rights Issue 2025
Berdasarkan catatan BEI, hingga 3 Januari 2025, belum ada perusahaan yang menerbitkan rights issue. Total dana yang terkumpul dari aksi korporasi ini masih Rp0. Namun, BEI menyebutkan ada 8 perusahaan yang masuk dalam pipeline rights issue tahun ini.
Nyoman menjelaskan rincian sektor dari pipeline rights issue tahun ini. Menurutnya, ada 3 perusahaan dari sektor Basic Materials, 2 perusahaan dari sektor Energy, 2 perusahaan dari sektor Healthcare, dan 1 perusahaan dari sektor Infrastructures.
Nyoman juga menyoroti sektor yang mendominasi pipeline ini. Data menunjukkan sektor Basic Materials memimpin dengan kontribusi 37,5%. Kemudian disusul sektor Healthcare dan Energy masing-masing 25%. Sektor Infrastructures menyusul dengan kontribusi 12,5%.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...