Gencatan Senjata AS-Iran Menanti Restu Trump, Harga Minyak Dunia Berbalik Arah
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ Harga minyak dunia bergerak bervariasi cenderung melemah pada akhir perdagangan Kamis (28/5/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (29/5/2026) WIB. Harga si emas hitam ini me...
Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak tajam pada awal perdagangan Kamis. Hal ini dipicu oleh aksi saling serang militer antara AS dan Iran. Garda Revolusi Iran menyatakan telah menargetkan pangkalan udara AS pada dini hari waktu setempat.
Komando Pusat AS kemudian melaporkan Iran meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait. Beruntung, serangan tersebut berhasil dicegat. Ketegangan ini sempat menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi global.
Serangan Iran tersebut merupakan balasan atas aksi militer Amerika sebelumnya. Pasukan AS meluncurkan serangan baru terhadap lokasi militer di Iran. Lokasi itu dianggap mengancam pasukan AS dan pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Beberapa drone milik Iran juga dilaporkan berhasil dijatuhkan. Eskalasi militer ini sempat membuat pasar khawatir akan penutupan jalur perdagangan minyak utama dunia tersebut.
Citigroup memberikan analisanya melalui sebuah catatan yang diterbitkan Rabu malam. Pihak bank menilai pasar minyak mulai menemukan pijakan yang lebih stabil. Investor mulai mengabaikan skenario terburuk gangguan pasokan.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%