GoTo Buka Suara Soal Rumor Gabung dengan Grab. Begini Kata Direksi!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Spekulasi mengenai kemungkinan merger atau akuisisi antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab tengah ramai diperbincangkan. Jika terjadi, gabungan kedua perusahaan d...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Spekulasi mengenai kemungkinan merger atau akuisisi antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab tengah ramai diperbincangkan. Jika terjadi, gabungan kedua perusahaan diperkirakan akan menguasai lebih dari 90% pangsa pasar layanan ride-hailing dan pengantaran makanan di Indonesia.
Direktur Legal dan Group Corporate Secretary GoTo, R. A Koesoemohadiani, menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan atau kesepakatan terkait potensi transaksi tersebut. "Menanggapi spekulasi media terkait potensi transaksi antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab, GoTo menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada suatu keputusan ataupun kesepakatan terkait hal tersebut," ujarnya.
GoTo menekankan posisi perusahaan saat ini berada pada titik terkuat dalam beberapa tahun terakhir, didukung rencana strategis dan kemajuan menuju profitabilitas berkelanjutan. "Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini dan berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan mitra pengemudi, mitra UMKM, serta konsumen di seluruh Indonesia yang memungkinkan pencapaian ini," kata Koesoemohadiani, dalam keterangan resmi dikutip Selasa (11/11/2025).
Perusahaan juga menegaskan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) merupakan bagian dari praktik tata kelola perusahaan yang baik dan tidak terkait dengan rencana aksi korporasi. Informasi lebih lanjut akan disampaikan saat pemanggilan RUPSLB pada 25 November 2025. "Direktur Utama, Direksi, dan manajemen terus berkomitmen penuh untuk bertindak secara profesional serta mengutamakan kepentingan seluruh pemangku kepentingan," jelasnya.
GoTo menekankan setiap langkah perusahaan selalu mematuhi peraturan perundang-undangan bagi perusahaan publik dan tetap memprioritaskan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta menjaga kepentingan mitra pengemudi, UMKM, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Surplus US$5,64 Miliar pada Januari-April 202...