Greenland Jadi Rebutan, Parlemen Eropa Bakal Bekukan Kesepakatan Tarif AS-Eropa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Amerika Serikat (AS) yang disepakati Juli lalu. Keputusan ini rencananya diumumkan di Strasbourg, Prancis, Rabu...

Greenland Jadi Rebutan, Parlemen Eropa Bakal Bekukan Kesepakatan Tarif AS-Eropa
Bacakan Artikel

Penangguhan ini membuka peluang Uni Eropa melancarkan aksi balasan. Blok tersebut telah menyiapkan daftar barang AS senilai 93 miliar Euro atau sekitar 109 miliar USD yang bakal dikenai tarif.

Masa penangguhan rencana tarif balasan tersebut akan berakhir pada 6 Februari 2026 mendatang. Artinya, tarif balasan Uni Eropa akan berlaku mulai 7 Februari 2026 kecuali blok tersebut melakukan perpanjangan.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mendesak Uni Eropa mempertimbangkan opsi balasan. Ia menyebut akumulasi tarif baru dari Washington merupakan hal yang tidak dapat diterima secara fundamental.

"Terlebih lagi ketika tarif tersebut digunakan sebagai pengungkit terhadap kedaulatan teritorial," ujar Macron dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos.

Dari Davos, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, meminta para pemimpin Eropa tidak melakukan pembalasan. Ia mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan berpikiran terbuka.

"Saya katakan kepada semua orang, duduklah kembali. Tarik napas dalam-dalam. Jangan membalas. Presiden akan berada di sini besok, dan ia akan menyampaikan pesannya," tutur Bessent.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: