Harapan Damai Iran Memudar, Harga Emas Dunia Terkoreksi
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (12/5/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (13/5/2026) WIB. Pudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai den...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (12/5/2026) waktu setempat atau Rabu pagi (13/5/2026) WIB. Pudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai dengan Iran mendorong harga minyak melonjak dan memicu kekhawatiran inflasi global serta prospek kenaikan suku bunga.
Mengutip CNBC International, harga emas spot turun 1% menjadi USD 4.685,99 per ons troi. Sementara di pasar berjangka AS, kontrak emas pengiriman Juni melemah 0,7% ke posisi USD 4.693,90 per ons troi.
Harga minyak tercatat melonjak lebih dari 3% setelah harapan perdamaian meredup. Sentimen itu muncul usai Presiden AS Donald Trump menyebut upaya gencatan senjata dengan Iran berada dalam kondisi kritis. Di sisi lain, Teheran dilaporkan menolak proposal AS untuk mengakhiri konflik.
Global Head of Commodity Strategy TD Securities, Bart Melek, menilai lonjakan harga minyak berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter global.
“Harga minyak yang lebih tinggi meningkatkan risiko bank sentral AS dan negara lain harus menaikkan suku bunga untuk melawan tekanan stagflasi. Emas merespons kondisi tersebut,” ujar Bart Melek.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...