Harga Emas Ambruk Lebih dari 1% di Bawah US$4.000, Tapi Perak Justru Pecah Rekor Tembus $50!

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia turun lebih dari 1% pada penutupan perdagangan Kamis (9/10/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (10/10/2025) WIB. Padahal sehari sebelumnya harga logam mulia...

Harga Emas Ambruk Lebih dari 1% di Bawah US$4.000, Tapi Perak Justru Pecah Rekor Tembus $50!
Bacakan Artikel

Meski demikian, Wong menilai prospek emas masih positif. “Secara keseluruhan, kepercayaan terhadap perdagangan ini belum berkurang. Namun, reli harga emas terjadi begitu cepat sehingga dukungan kuat baru akan muncul di sekitar level US$3.850,” jelasnya.

Sebelumnya, harga emas sempat menembus level tertinggi sepanjang sejarah di US$4.059,05 per ons pada Rabu. Aset tanpa imbal hasil ini tetap menjadi pilihan utama investor di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Sepanjang tahun ini, harga emas sudah melonjak sekitar 52%.

Reli harga emas didorong oleh ketegangan geopolitik, aksi beli bank sentral dunia, peningkatan aliran dana ke reksa dana berbasis emas (ETF), ekspektasi pemangkasan suku bunga AS, serta ketidakpastian ekonomi akibat tarif perdagangan.

Risalah pertemuan bank sentral AS (Federal Reserve) bulan September menunjukkan para pejabat The Fed sepakat risiko terhadap pasar tenaga kerja meningkat, sehingga layak dilakukan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Trader kini memperkirakan pemangkasan suku bunga tambahan masing-masing 25 basis poin pada Oktober dan Desember, dengan peluang 95% dan 80%.

Di sisi lain, harga perak justru menanjak 1,3% ke US$49,49 per ons, bahkan sempat menembus level US$50 untuk pertama kalinya. Kenaikan tajam ini didorong oleh permintaan investasi yang kuat dan pasokan yang terbatas.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: