Harga Minyak Dunia Kian Merosot, OPEC+ Siap Tambah Pasokan, China dan AS Lesu!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali mencatat penurunan pada pada penutupan perdagangan hari Senin (2/9/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (3/9/2024) WIB. Investor semakin kh...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia kembali mencatat penurunan pada pada penutupan perdagangan hari Senin (2/9/2024) waktu setempat atau Selasa pagi (3/9/2024) WIB. Investor semakin khawatir dengan rencana penambahan produksi minyak oleh OPEC+ yang dijadwalkan mulai Oktober mendatang. Pasalnya, permintaan minyak dari China dan AS—dua konsumen terbesar minyak di dunia—terlihat lesu.
Mengutip CNBC International, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun 50 sen atau 0,7% menjadi US$73,05 per barel, di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November melorot 57 sen atau 0,7% mencapai US$76,36 per barel pada pukul 01.08 GMT, di London ICE Futures Exchange.
Penurunan ini melanjutkan tren negatif minggu lalu, di mana Brent turun 0,3% dan WTI anjlok 1,7%. Tekanan pada harga minyak terjadi setelah kelompok produsen minyak OPEC+ mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi mulai Oktober, menurut enam sumber dari kelompok tersebut.
Delapan anggota OPEC+ dijadwalkan menambah produksi sebesar 180.000 barel per hari pada Oktober, sebagai bagian dari rencana untuk mengurangi pemotongan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari, yang sebelumnya diterapkan selama masa pandemi. Namun, sebagian besar pemotongan produksi ini akan tetap berlaku hingga akhir 2025.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Surplus US$5,64 Miliar pada Januari-April 202...