Harga Minyak Dunia Merosot, Pasar Cemas Dampak Perang Dagang AS-China dan Kelebihan Pasokan
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Rabu (15/10/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (16/10/2025) WIB mendekati posisi terendah dalam lima bulan terakhir. Tek...
Sementara itu, Inggris memberlakukan sanksi baru terhadap dua raksasa minyak Rusia, Lukoil dan Rosneft, serta 51 kapal tanker bayangan. Langkah ini dianggap sebagai upaya menekan pendapatan Kremlin dari ekspor energi.
Data energi AS mencatat Rusia masih menjadi produsen minyak mentah terbesar kedua di dunia setelah AS pada 2024. Sanksi tambahan terkait perang dengan Ukraina berpotensi memperketat pasokan minyak Rusia ke pasar global.
Dari Azerbaijan, Kementerian Energi melaporkan produksi minyak turun 4,2% menjadi 20,7 juta ton selama JanuariโSeptember, dari sebelumnya 21,6 juta ton pada periode yang sama tahun lalu. Azerbaijan termasuk anggota aliansi OPEC+.
Di sisi lain, pasar menanti data stok minyak AS dari American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA) yang akan dirilis Rabu dan Kamis. Analis memperkirakan cadangan minyak mentah AS naik sekitar 0,2 juta barel pekan lalu. Jika benar, ini akan menjadi kenaikan stok tiga minggu berturut-turut untuk pertama kalinya sejak April.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%