Harga Minyak Menguat, Investor Tunggu Perkembangan Perdamaian Ukraina
STOCKWATCH.ID (HOUSTON) โ Harga minyak mentah dunia naik pada akhir perdagangan Rabu (20/8/2025) waktu setempat atau Kamis pagi (21/8/2025) WIB. Kenaikan terjadi setelah laporan menunjukkan persediaan...
Data American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 2,42 juta barel sebelum rilis data resmi pada pukul 14.30 GMT.
Staunovo menambahkan, โBelum yakin soal kesepakatan perdamaian โ harus dilihat apakah ada kemajuan dalam beberapa hari ke depan.โ
Trump menyebut AS mungkin memberikan dukungan udara sebagai bagian dari kesepakatan mengakhiri perang Rusia di Ukraina. Sebelumnya, ia mengatakan sedang mengatur pertemuan antara Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang akan dilanjutkan dengan pertemuan trilateral ketiga presiden. Rusia belum memastikan partisipasi dalam pembicaraan ini.
Daniel Hynes, Senior Commodity Strategist ANZ, menilai, โKemungkinan resolusi cepat konflik dengan Rusia kini tampak tidak mungkin.โ
Harga minyak juga mendapat dukungan dari banjir di salah satu kilang besar AS. BP menyatakan operasi kilang Whiting, Indiana, dengan kapasitas 440.000 barel per hari, terdampak banjir akibat badai petir. Kondisi ini berpotensi menekan permintaan minyak di fasilitas tersebut, yang menjadi produsen bahan bakar utama untuk pasar Midwest.
- 1
- 2
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Emas Dunia Bangkit Berkat Sinyal Damai AS-Iran, Namun Tertekan Sepanjang Mei
- Peluang Damai AS-Iran Menguat, Harga Minyak Brent Cetak Kerugian Bulanan Terbesa...
- Data Inflasi PCE Sesuai Ekspektasi, Harga Emas Dunia Tetap Turun Tiga Hari Berun...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...