Harga Minyak Turun, Pasar Khawatir Perang Tarif dan Ketidakseimbangan Pasokan

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) โ€“ Harga minyak mentah dunia turun pada penutupan perdagangan Kamis (13/3/2025) waktu setempat atau Sabtu pagi (14/3/2025) WIB. Penurunan ini terjadi seiring dengan kekhawatiran...

Harga Minyak Turun, Pasar Khawatir Perang Tarif dan Ketidakseimbangan Pasokan
Bacakan Artikel

Presiden AS Joe Biden pada Rabu mengancam akan menaikkan tarif terhadap barang-barang dari Uni Eropa. Ancaman ini memicu reaksi dari mitra dagang utama AS yang menyatakan akan melakukan tindakan balasan terhadap kebijakan tersebut.

"Kami melihat tarif ini berdampak pada ekspektasi pertumbuhan permintaan minyak di 2025, dan pada akhirnya akan memengaruhi konsumen," kata Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates yang berbasis di Houston.

Selain itu, pasar juga mempertimbangkan potensi gencatan senjata jangka pendek antara Rusia dan Ukraina. Namun, analis UBS Giovanni Staunovo menyatakan dirinya "tetap skeptis" bahwa kesepakatan tersebut akan berdampak pada ketersediaan minyak Rusia di pasar global.

Sementara itu, Citi memproyeksikan harga minyak Brent pada semester II 2025 akan berada di kisaran US$60 per barel, sejalan dengan komitmen pemerintah AS untuk menekan harga energi.

Dari sisi produksi, OPEC melaporkan bahwa Kazakhstan menjadi penyumbang utama lonjakan produksi minyak mentah OPEC+ pada Februari. Kelompok produsen ini masih berupaya menegakkan kepatuhan terhadap target produksi meskipun ada rencana untuk mengurangi pemangkasan produksi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: