IHSG Berpeluang Menguat, BNI Sekuritas: Pantau Saham BMRI, MDKA, ACES dan TLKM

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menguat pada perdagangan Senin (21/10). Hal ini bisa terjadi di tengah kondisi indikator bullish &amp...

IHSG Berpeluang Menguat, BNI Sekuritas: Pantau Saham BMRI, MDKA, ACES dan TLKM
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menguat pada perdagangan Senin (21/10). Hal ini bisa terjadi di tengah kondisi indikator bullish & candle higher high.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal IHSG berada dalam trend netral selama di bawah 7.062 meski IHSG ditutup di atas 5 day MA (6.904). Indikator MACD crossover di area netral, Stochastic bullish, di atas support 6.943, candle higher high.

Menurut Andri,ย  jika indeks bisa ditutup harian di atas 6.988, IHSG masih berpeluang rebound dengan target 7.135,7.250. Namun jika gagal, IHSG rawan menuju 6.904, 6.806. โ€œResistance pada perdagangan hari ini di level 7.058, 7.081, 7.135, 7.228 dengan support 6.988, 6.943, 6.904, 6.847,โ€ tulis Andri dalam riset, Senin (24/10)

Pada Jumat (21/10), IHSG ditutup menguat 0,53% ke level 7.017,771. Dalam sepekan, IHSG menguat 2,73%.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengemukakan, indeks bursa regional Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam. Beberapa bursa seperti Nikkei dan Kospi terkoreksi, sementara SSE Composite Index menguat. Jepang dan Hong Kong melaporkan inflasi masing-masing sebesar 3% year-on-year (YoY) dan 4,4% YoY pada September 2022. Hari ini China dijadwalkan akan melaporkan pertumbuhan ekonomi untuk periode kuartal ketiga 2022 yang diperkirakan sebesar 3,4% YoY.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: