IHSG Berpeluang Rebound, BNI Sekuritas: Cermati Saham TLKM, GOTO, ELSA, dan ASII
STOCKWATCH (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang mengalami technical rebound dalam pola konsolidasi pada perdagangan Jumat (4/11). Head of Technical An...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang mengalami technical rebound dalam pola konsolidasi pada perdagangan Jumat (4/11). Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, IHSG berada dalam trend bullish selama di atas 6.995.
Secara teknikal, indikator MACD menujukkan bullish, stochastic overbought, di atas support 6.995, candle hammer. Jika bisa di tutup harian di atas 6.980, IHSG masih berpeluang rebound dengan target 7.091, 7.135/7.250. Jika gagal, IHSG rawan menuju 6.958, 6.894.
“Resistance pada perdagangan hari ini di level 7.052, 7.098,7.135, 7.167 dengan support 7.015, 6.962, 6.942, 6.902. Adapun perkiraan range pada hari ini di rentang 6.980 - 7.090,” tulis Andri dalam riset, Jumat (4/11).
Sebagai gambaran, IHSG ditutup menguat 0,27% ke level 7.034,57 pada perdagangan Kamis (3/11). Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengatakan, hampir semua bursa regional Asia Pasifik mencatat pelemahan pada perdagangan Kamis (3/11). Bahkan Hang Seng terkoreksi 3,08%.
Pergerakan itu mengikuti pelemahan signifikan bursa Amerika Serikat (AS) pada malam sebelumnya setelah kenaikan suku bunga The Fed 75 basis points (bps) dan adanya indikasi bahwa the Fed akan tetap agresif menaikkan suku bunga untuk menghadapi inflasi.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,46%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi 1,06%. Bahkan indeks Nasdaq turun lebih dalam sebesar 1,73%. Yield (imbal hasil) treasury 2 tahun naik ke level tertinggi sejak Juli 2007, sementara yield treasury 10 tahun naik 9 bps menjadi 4,15%. Investor memperhatikan data nonfarm payrolls yang akan dirilis hari ini. Bank sentral Inggris menaikkan suku bunga sebesar 75 bps, sesuai perkiraan.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...