IHSG Berpotensi Menghijau, Saran Yugen Sekuritas ‘Beli’ Saham-saham Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menghijau pada perdagangan Selasa (16/8/2022). William Surya Wijaya, CEO PT Yugen Bertumbu...
STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang menghijau pada perdagangan Selasa (16/8/2022). William Surya Wijaya, CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran 7.002- 7.223 poin.
Menurut William, IHSG tampaknya masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Ini dipicu oleh beberapa faktor. Diantaranya, fundamental perekonomian Indonesia yang terbilang kuat. Itu terlihat dari data yang telah dilansir oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Selain itu, lanjut dia, fluktuasi nilai tukar rupiah tetap akan membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Kendati begitu, kata William, ada peluang bagi kenaikan IHSG dalam jangka pendek. Pasalnya, aliran dana masuk atau capital inflow di Pasar Modal Indonesia secara year to date (ytd) masih tinggi.
“Sehingga hari ini IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau,” ujarnya.
Untuk perdagangan hari ini, Selasa (16/8/2022), William merekomendasikan ‘beli‛ saham BBCA, ICBP, CTRA, BBNI, AKRA, TBIG, AALI dan PWON.
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...
- Pantai Indah Kapuk Dua (PIK2) Pusat Ekonomi Baru, Laba Meningkat di Kuartal I 20...
- Diversifikasi Bisnis, Akasha Wira (ADES) Siap Produksi Permen Jelly, Investasi R...
- Buat Lunasi Utang, Tower Bersama (TBIG) Siap Rilis Surat Utang US$900 Juta
- Cadangan Devisa pada Akhir Mei 2026 Tercatat US$144,9 Miliar, Turun 0,89%
- Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun, Investor Kantongi Rp41,5 per...