IHSG Berpotensi Rebound Setelah Anjlok 1,87%, BNI Sekuritas Sarankan ‘Buy’ NCKL, JPFA, EMTK, dan Deretan Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan menguat pada perdagangan Selasa (28/10/2025). Prediksi ini disampaikan CFP Head of Retail R...

IHSG Berpotensi Rebound Setelah Anjlok 1,87%, BNI Sekuritas Sarankan ‘Buy’ NCKL, JPFA, EMTK, dan Deretan Saham Ini
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID Kalcernomic STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan menguat pada perdagangan Selasa (28/10/2025). Prediksi ini disampaikan CFP Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman. Ia menilai peluang rebound cukup besar setelah aksi jual kemarin terjadi akibat kekhawatiran terkait rencana pengurangan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI.

“IHSG berpotensi rebound hari ini, setelah kemarin koreksi dalam efek kekhawatiran pengurangan bobot di MSCI,” ujarnya dalam laporan riset pagi ini.

Menurut Fanny, level support IHSG berada di kisaran 7.950–8.000, sedangkan level resistance diperkirakan di area 8.150–8.200.

Pada perdagangan Senin (27/10/2025), IHSG ditutup turun 154,57 poin atau 1,87% ke level 8.117,151. Sebelumnya, pada penutupan Jumat (24/10/2025), IHSG berada di posisi 8.271,722.

Meski terkoreksi, investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih sekitar Rp341 miliar. Saham yang paling banyak diburu asing antara lain Bank Central Asia Tbk (BBCA), Barito Pacific Tbk (BRPT), Barito Renewables Energy Tbk (BREN), Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2